Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ads

Tingkat Pengangguran Terbuka Nasional Turun Menjadi 4,74 Persen Per Februari 2026

Kabasurau.co.id: JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) kembali memberikan kabar positif terkait kondisi ketenagakerjaan di tanah air dengan merilis data terbaru mengenai Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) nasional. Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) periode awal tahun, angka pengangguran di Indonesia tercatat turun menjadi 4,74 persen pada Februari 2026.

 Penurunan ini dinilai sebagai dampak langsung dari masifnya pembukaan lapangan kerja di sektor industri manufaktur dan penguatan ekonomi digital yang kian inklusif.
Penyampaian data tersebut dilakukan dalam sesi paparan publik di Aula Gedung 3 BPS, Jakarta, pada Kamis siang (5/2/2026).

Suasana di dalam ruangan tampak formal dengan kehadiran sejumlah pejabat kementerian terkait yang turut memantau perkembangan struktur tenaga kerja nasional. Bapak Amalia Adiningrat Widyasanti, selaku Plt. Kepala BPS, menjelaskan secara rinci bahwa penurunan angka pengangguran ini merata terjadi di wilayah perkotaan maupun perdesaan, meskipun tantangan penyerapan tenaga kerja terdidik masih menjadi perhatian.

"Data menunjukkan bahwa terdapat perbaikan signifikan dalam penyerapan tenaga kerja, terutama pada sektor jasa dan perdagangan yang tumbuh pesat pasca-pemulihan ekonomi global. Angka 4,74 persen ini merupakan pencapaian terendah dalam beberapa tahun terakhir, yang menandakan bahwa kebijakan link and match antara dunia pendidikan dan industri mulai membuahkan hasil. Bapak berharap tren positif ini dapat terus dijaga melalui konsistensi investasi di sektor padat karya," ujar Bapak Amalia Adiningrat Widyasanti sambil memaparkan grafik tren ketenagakerjaan di layar utama.

Menanggapi rilis data tersebut, Menteri Ketenagakerjaan, Ibuk Ida Fauziyah, memberikan apresiasinya terhadap kolaborasi lintas sektor yang telah berhasil menciptakan ekosistem kerja yang lebih stabil. Dalam kegiatan kunjungan kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) pada sore harinya, beliau menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendorong program skilling dan upskilling bagi para pencari kerja. Beliau menambahkan bahwa kualitas tenaga kerja harus terus ditingkatkan agar mampu bersaing di tengah otomatisasi industri yang semakin masif.

"Penurunan angka pengangguran ini adalah hasil kerja keras kita bersama, namun Ibuk mengingatkan agar kita tidak cepat berpuas diri karena dinamika pasar kerja sangat cepat berubah. Fokus kita saat ini adalah memastikan bahwa mereka yang bekerja mendapatkan upah yang layak dan jaminan sosial yang memadai sesuai regulasi yang berlaku. Ibuk berkomitmen untuk memperluas akses informasi pasar kerja hingga ke tingkat desa agar seluruh anak bangsa memiliki kesempatan yang sama," tegas Ibuk Ida Fauziyah dengan nada optimis di hadapan para instruktur pelatihan.

Ke depan, pemerintah berencana untuk lebih memperkuat sektor kewirausahaan mandiri sebagai salah satu pilar penopang pengurangan pengangguran di masa depan. Upaya sinkronisasi data kemiskinan dan ketenagakerjaan juga akan terus ditingkatkan guna memastikan bantuan subsidi upah tepat sasaran. Dengan kondisi fundamental ketenagakerjaan yang semakin membaik, Indonesia optimis dapat mencapai target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi pada akhir tahun 2026 mendatang.


Sumber: Antara News 
Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Below Post Ad

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Surau TV, Klik : WA Grup & Telegram Channel
Copyright © 2025 - Kabasurau.co.id | All Right Reserved