Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ads

Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace Picu Beragam Reaksi Keras Masyarakat dan Lembaga

Kabasurau.co.id: JAKARTA — Keputusan pemerintah Indonesia bergabung dengan Board of Peace atau Dewan Perdamaian memunculkan beragam reaksi dari masyarakat dan sejumlah lembaga di dalam negeri. Respons tersebut muncul seiring kekhawatiran sebagian pihak terhadap implikasi politik luar negeri Indonesia, khususnya terkait sikap terhadap perjuangan rakyat Palestina. (3/2/2026).

Salah satu respons datang dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang secara terbuka menyampaikan sikap kritis terhadap keanggotaan Indonesia dalam forum tersebut. MUI menilai keikutsertaan Indonesia berpotensi menimbulkan persepsi yang keliru di tengah situasi konflik Gaza yang masih berlangsung. Sikap ini disampaikan MUI melalui pernyataan resmi kepada publik di Jakarta.

Menanggapi hal tersebut, pemerintah menyatakan menghormati pandangan yang disampaikan oleh MUI. Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Bapak Sugiono menegaskan bahwa pemerintah membuka ruang dialog untuk menjelaskan secara komprehensif posisi Indonesia dalam Board of Peace. Pemerintah menilai perbedaan pandangan sebagai bagian dari dinamika demokrasi yang wajar.

“Kami menghormati aspirasi dan pandangan yang disampaikan MUI. Pemerintah siap berdialog dan menjelaskan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace tidak mengubah sikap Indonesia dalam mendukung Palestina,” ujar Bapak Sugiono saat memberikan keterangan pers di Jakarta, seusai agenda kementerian luar negeri.

Selain MUI, perhatian juga datang dari sebagian masyarakat sipil yang menyuarakan pandangan melalui ruang publik dan media. Sebagian masyarakat meminta pemerintah memastikan transparansi serta konsistensi kebijakan luar negeri agar tidak bertentangan dengan amanat konstitusi dan nilai kemanusiaan. Namun di sisi lain, terdapat pula pandangan yang menilai langkah Indonesia sebagai upaya memperluas jalur diplomasi internasional.

Pemerintah menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi dalam pelaksanaan kebijakan luar negeri. Indonesia, menurut pemerintah, tetap berpegang pada prinsip bebas aktif dan tidak akan terlibat dalam inisiatif internasional yang melemahkan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.

Dengan adanya beragam respons tersebut, pemerintah berharap dialog dan komunikasi yang terbuka dapat memperkuat pemahaman publik. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk tetap konsisten memperjuangkan perdamaian dunia dan kepentingan kemanusiaan, sekaligus menjaga persatuan di dalam negeri.

Sumber: CNBC Indonesia 
Baca Juga
Tags

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Below Post Ad

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Surau TV, Klik : WA Grup & Telegram Channel
Copyright © 2025 - Kabasurau.co.id | All Right Reserved