Kabasurau.co.id: Padang – Sejumlah petugas penjaga rel kereta api di Kota Padang dipastikan kontraknya tidak diperpanjang mulai 1 Februari 2026. Keputusan ini dikeluarkan oleh pihak pengelola kereta api setempat sebagai bagian dari evaluasi dan penataan kembali tenaga kerja di lapangan. Kondisi ini menimbulkan beragam respons dari petugas maupun masyarakat yang selama ini terbiasa melihat kehadiran mereka di titik-titik perlintasan.
Menurut informasi yang diterima, keputusan tersebut diumumkan melalui surat resmi kepada petugas beberapa minggu sebelumnya. Pihak pengelola menegaskan bahwa langkah ini bukan penghentian total, tetapi bagian dari penyesuaian operasional yang disertai kompensasi sesuai aturan ketenagakerjaan. “Kami menghargai dedikasi para petugas selama ini, dan segala hak mereka sesuai kontrak tetap dipenuhi,” jelas Bapak Irfan Maulana, perwakilan manajemen pengelola rel kereta api di Padang, dalam konferensi pers Minggu siang.
Sejumlah petugas mengaku menerima keputusan ini dengan perasaan campur aduk. Beberapa merasa sedih karena kehilangan rutinitas kerja yang telah dijalani bertahun-tahun, sementara yang lain memahami adanya kebijakan restrukturisasi. Aparat setempat memastikan bahwa keamanan dan pengawasan di perlintasan rel tetap terjaga melalui mekanisme pengawasan lain, termasuk pemasangan sistem alarm dan patroli reguler.
Masyarakat juga diminta untuk tetap berhati-hati di perlintasan kereta api, terutama pada jam sibuk. Pihak pengelola menegaskan, meskipun petugas fisik berkurang, keselamatan tetap menjadi prioritas utama melalui berbagai teknologi dan prosedur pengamanan. Langkah ini diharapkan berjalan lancar tanpa mengganggu arus lalu lintas maupun jadwal kereta api di Padang.
Sumber: Antara News



