Kabasurau.co.id: Padang – Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut meramaikan pelaksanaan DAUN Ramadan Fest 2026 yang digelar di Kota Padang, Minggu (8/2/2026). Kegiatan ini menjadi wadah promosi dan pemasaran produk lokal Sumatera Barat menjelang bulan suci Ramadan. Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya kunjungan ke stan-stan UMKM sejak pagi hari.
Beragam produk ditampilkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari bahan pangan pokok, makanan olahan khas Minangkabau, busana muslim, hingga kerajinan tangan. Produk-produk tersebut dipasarkan dengan harga yang kompetitif guna menarik minat pembeli sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi lokal. Selain transaksi langsung, sebagian pelaku usaha juga memanfaatkan sistem pembayaran digital untuk memudahkan konsumen.
Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan ekonomi daerah melalui pemberdayaan pelaku usaha kecil. Momentum Ramadan dinilai sebagai periode strategis karena peningkatan konsumsi masyarakat biasanya terjadi pada masa tersebut. Oleh karena itu, pemerintah dan otoritas terkait mendorong optimalisasi promosi serta perluasan akses pasar bagi UMKM.
Suasana lokasi kegiatan tampak ramai dan tertib dengan pengunjung yang memadati area bazar. Stan-stan UMKM disusun secara teratur sehingga memudahkan masyarakat berbelanja. Selain bazar, kegiatan juga dirangkaikan dengan edukasi literasi keuangan dan sosialisasi transaksi non-tunai untuk mendukung digitalisasi sektor usaha kecil.
Pelaku UMKM menyambut positif kesempatan tersebut karena memberikan ruang promosi yang lebih luas dibandingkan pemasaran konvensional. Keikutsertaan dalam festival ini juga membuka peluang jejaring usaha dan potensi kerja sama antar pelaku bisnis lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi daerah melalui peningkatan kapasitas dan daya saing UMKM.
Sebagai penutup, penyelenggara berharap DAUN Ramadan Fest 2026 mampu memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Sumatera Barat serta mendorong kemandirian pelaku usaha lokal secara berkelanjutan.
Sumber: Detik.com



