Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ads

BNPB: Pencarian Korban Longsor di Cilacap dan Banjarnegara Masih Terkendala Gerakan Tanah

 

Kabasurau.co.id: Cilacap — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan terkini pencarian korban longsor yang terjadi di Kabupaten Cilacap dan Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Hingga Selasa (18/11/2025), sejumlah warga masih dinyatakan hilang dan belum berhasil ditemukan oleh tim pencarian di lapangan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Bapak Abdul Muhari, menjelaskan bahwa pencarian di wilayah Cilacap menunjukkan perkembangan signifikan. Ia menyampaikan informasi tersebut dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa sore, dalam suasana pemantauan intensif terhadap situasi di lapangan. Menurutnya, total jasad yang berhasil ditemukan telah mencapai 18 orang.

“Untuk Cilacap per sore ini sudah 18 jasad korban yang ditemukan, sehingga sisa pencarian itu lima orang,” kata Bapak Abdul Muhari. Ia menegaskan bahwa upaya pencarian masih terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel SAR.

Sementara itu, kondisi berbeda terjadi di Banjarnegara. Hingga saat ini, pencarian terhadap 26 orang warga yang diduga hilang belum menunjukkan hasil. Dalam keterangannya, Bapak Abdul menjelaskan bahwa proses pencarian terhambat oleh pergerakan tanah yang masih aktif di lokasi bencana.

“Jadi untuk menjamin keselamatan personel di lapangan, tadi upaya pencarian masih pada area-area yang memang dirasa benar-benar aman. Itu juga mengalami beberapa kali pending karena gerakan tanah dinilai masih sangat membahayakan kalau dilakukan aktivitas di daerah sekitar longsoran,” ujarnya. Ia menambahkan, dari Banjarnegara baru dua korban meninggal dunia yang berhasil ditemukan.

BNPB juga mengambil langkah strategis untuk memperlancar proses pencarian. Kepala BNPB, Letjen TNI Bapak Suharyanto, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengoperasikan teknologi operasi modifikasi cuaca (OMC) agar pencarian tidak terhambat oleh hujan lebat. Pernyataan tersebut ia sampaikan usai melakukan rapat koordinasi penanganan bencana, Selasa malam.

“OMC sudah dilakukan mulai lima hari yang lalu sampai sekarang, bahkan sekarang ditambah armadanya menjadi dua pesawat,” ujar Bapak Suharyanto. Ia berharap cuaca yang lebih kondusif dapat mempercepat proses pencarian korban dan meminimalkan risiko tambahan bagi tim di lapangan.

Dengan berbagai tantangan yang masih dihadapi, BNPB memastikan bahwa seluruh upaya akan terus dimaksimalkan hingga seluruh korban berhasil ditemukan. Pemerintah juga mengimbau masyarakat di sekitar lokasi bencana untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Below Post Ad

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Surau TV, Klik : WA Grup & Telegram Channel
Copyright © 2025 - Kabasurau.co.id | All Right Reserved