Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa kebakaran berhasil dikendalikan setelah lebih dari dua jam upaya pemadaman. “Kebakaran berhasil dipadamkan pada pukul 18.42 WIB dengan pengerahan 21 unit dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan,” demikian keterangan BPBD DKI Jakarta dalam laporan resmi pada Minggu malam. Petugas gabungan bekerja di tengah kondisi permukiman yang sempit untuk memastikan api tidak menjalar lebih luas.
Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun terdapat satu orang yang mengalami luka akibat tersetrum bernama Hery, laki-laki berusia 39 tahun. Selain itu, BPBD mencatat total 14 warga mengalami luka-luka. Mereka mendapat penanganan langsung dari petugas PK3D dan PMI di lokasi kejadian. “Seluruh korban ditangani petugas PK3D & PMI Jakarta di lokasi,” tulis BPBD dalam keterangan resminya. Mayoritas korban mengalami luka bakar ringan dan lecet pada beberapa bagian tubuh.
Kebakaran tersebut berdampak pada empat rukun tetangga, yakni RT 007, RT 008, RT 009, dan RT 010. Sebanyak 350 warga terpaksa mengungsi karena rumah mereka tidak dapat ditempati. Para pengungsi sementara ditempatkan di Lapangan Taman Jati yang berada di RT 011 RW 04 Jatipulo. BPBD menyebut kerugian akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp1,3 miliar. Kondisi permukiman yang terbakar menimbulkan puing dan kerusakan berat sehingga evakuasi dilakukan secara bertahap.
Daftar 14 korban luka akibat kebakaran tersebut adalah sebagai berikut:
-
Azzam (10), laki-laki – luka bakar ringan
-
Aslan (6), laki-laki – luka bakar ringan
-
Alesa (7), perempuan – luka bakar ringan
-
Emi Sutrima (41), perempuan – luka bakar ringan pada telapak kaki kanan dan kiri
-
Heri (39), laki-laki – luka bakar ringan pada telapak kaki kiri
-
Citra (35), perempuan – luka bakar ringan
-
Ncum (60), perempuan – luka bakar ringan
-
Agus (43), laki-laki – luka lecet di kaki
-
Azzam (10), laki-laki – luka bakar ringan
-
Nelson (10), laki-laki – luka bakar ringan
-
Dedi (45), laki-laki – luka bakar ringan di punggung
-
Nina (9), perempuan – luka lecet di kaki
-
Rama (4), laki-laki – luka lecet di punggung tangan
-
Rafiq (30), laki-laki – luka lecet di telapak kaki kiri
Upaya penanganan kebakaran ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Disgulkarmat, BPBD, PMI, AGD Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, PLN, Tagana Dinas Sosial, serta aparat Polsek dan Koramil setempat. Hingga Minggu malam, petugas masih melakukan pendinginan dan pendataan lanjutan terhadap warga terdampak.
Tragedi kebakaran di Jatipulo ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap risiko gangguan kelistrikan di kawasan permukiman padat. Pemerintah daerah dan instansi terkait berkomitmen melakukan evaluasi serta memberikan bantuan bagi warga terdampak agar pemulihan dapat berlangsung secepat mungkin. Semoga para korban mendapatkan kesembuhan dan para pengungsi segera memperoleh tempat tinggal yang layak.



