Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ads

Remaja Buruh Proyek Asal Magetan Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kontrakan Padangpariaman

 

Kabasurau.co.id: Padang Pariaman — Seorang remaja buruh proyek bernama Dodik Ansori Sandra (18), asal Magetan, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di sebuah kontrakan di Korong Bintungan, Nagari Kasang, Kecamatan Batanganai, Selasa (18/11/2025) sekitar pukul 14.30 WIB. Temuan ini mengejutkan rekan kerja korban yang tinggal bersama di lokasi tersebut.

Kapolsek Batanganai, Bapak Iptu Wadriadi, membenarkan kejadian tersebut saat memberikan keterangan kepada wartawan pada Selasa malam. Ia menyampaikan bahwa pihaknya langsung menuju lokasi begitu menerima laporan dari warga. Dalam suasana olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas melakukan pemeriksaan awal untuk memastikan kondisi korban dan menelusuri penyebab kematian.

Korban diketahui bekerja sebagai buruh proyek dan tinggal bersama sejumlah rekan kerja di kontrakan itu. Menurut polisi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban berdasarkan pemeriksaan luar. Keberadaan korban terakhir kali diketahui pada siang hari sebelum dua rekannya mulai curiga karena tidak dapat menghubunginya.

Penemuan jasad korban bermula ketika dua rekan kerja, yakni Bapak Bambang Purwito (38) asal Ponorogo dan Bapak Agung Fitriadi (38) asal Magetan, mencoba menghubungi korban namun tidak mendapat respons. Setelah beberapa kali percobaan gagal, keduanya memutuskan mendatangi kontrakan korban. Situasi semakin mencurigakan ketika mereka mendapati pintu kontrakan terkunci dari dalam.

Bersama pemilik kontrakan, Ibuk Fifi Gustia (37), keduanya berupaya membuka pintu secara paksa. Setelah pintu terbuka, mereka menemukan korban dalam keadaan tergantung di daun pintu kamar mandi menggunakan tali nilon. Temuan tersebut membuat seluruh saksi panik dan segera meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak Polsek Batanganai. Petugas yang tiba di lokasi langsung menurunkan jasad korban dan melakukan pemeriksaan awal di tempat. Selanjutnya, jasad korban dibawa ke Puskesmas Pasar Usang untuk dilakukan visum dan pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami juga sedang berkoordinasi untuk menghubungi pihak keluarga korban yang berada di Jawa Timur,” jelas Bapak Iptu Wadriadi dalam keterangannya. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengetahui motif di balik tindakan nekat korban.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mengumpulkan keterangan dari saksi serta memeriksa barang-barang milik korban. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental pekerja rantau yang jauh dari keluarga dan lingkungan asal.

Baca Juga
Tags

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Below Post Ad

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Surau TV, Klik : WA Grup & Telegram Channel
Copyright © 2025 - Kabasurau.co.id | All Right Reserved