Wali Kota Padang, Bapak Fadly Amran, saat membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa juru parkir memiliki peran penting dalam menciptakan citra positif Kota Padang. Ia menyampaikan bahwa juru parkir bukan hanya bertugas menata kendaraan, tetapi juga menjadi representasi keramahan kota. Pernyataan tersebut disampaikan Bapak Fadly dalam suasana pembukaan kegiatan yang dihadiri 150 juru parkir dari berbagai titik strategis di Padang.
Bapak Fadly menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) sangat dibutuhkan demi memastikan pelayanan publik yang aman dan nyaman. Ia menuturkan bahwa penyamaan persepsi antara jukir dengan regulasi yang berlaku merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas layanan. Penekanan tersebut diberikan sebagai bentuk komitmen Pemko dalam menciptakan pelayanan perparkiran yang lebih tertib dan profesional.
“Juru parkir adalah garda terdepan pelayanan publik. Mereka membawa wajah keramahan Kota Padang, sehingga harus bekerja secara profesional dan humanis,” kata Bapak Fadly saat memberikan arahan pada kegiatan sosialisasi tersebut pada Selasa pagi.
Dalam kesempatan itu, Bapak Fadly juga mengaitkan profesionalisme juru parkir dengan keberhasilan Program Unggulan (Progul) Jelajah Padang. Ia menekankan bahwa program tersebut dirancang untuk memperkuat posisi Kota Padang sebagai destinasi wisata kelas dunia. Menurutnya, ekosistem pelayanan yang prima akan mendukung keberhasilan program tersebut dan meningkatkan kenyamanan wisatawan.
Wakil Wali Kota Padang, Bapak Maigus Nasir, turut hadir sebagai narasumber dan memberikan materi mengenai pentingnya etika serta kedisiplinan juru parkir. Dalam paparannya bertajuk Peran Juru Parkir dalam Mewujudkan Kota Padang yang Tertib dan Religius, ia menekankan pentingnya sikap santun dalam bertugas. Penyampaian tersebut diberikan dalam suasana dialog hangat antara peserta dan narasumber.
Menurut Bapak Maigus, kenyamanan wisatawan sangat bergantung pada perilaku petugas yang mereka temui di lapangan. Ia meyakini bahwa peningkatan profesionalitas juru parkir akan berdampak positif pada tingkat kunjungan wisata. Ia juga menambahkan bahwa hal ini akan mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Bapak Ances Kurniawan, melaporkan bahwa kegiatan sosialisasi berlangsung selama dua hari, yaitu 18 hingga 19 November 2025. Kegiatan ini mengangkat tema Juru Parkir Garda Terdepan Pelayanan Publik di Kota Padang dan diikuti oleh peserta dari berbagai lokasi parkir strategis. Penjelasan tersebut ia sampaikan saat memberikan laporan kegiatan kepada peserta pada Selasa siang.
Bapak Ances menyampaikan bahwa peserta mendapatkan pembekalan komprehensif mengenai regulasi perparkiran dan prosedur operasional. Selain itu, peserta juga dibekali dengan materi etika kerja serta teknik pengaturan lalu lintas yang aman. Dengan materi tersebut, diharapkan para juru parkir dapat bekerja lebih disiplin dan efisien di lapangan.
Melalui kegiatan ini, Pemko Padang berharap seluruh juru parkir dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat dan wisatawan. Keseriusan dalam meningkatkan kualitas perparkiran ini dinilai sebagai langkah penting dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata. Kegiatan tersebut ditutup dengan harapan agar pembinaan ini membawa perubahan positif bagi pelayanan publik di Kota Padang.



