Rapat koordinasi ini bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor dalam penanganan dampak banjir bandang di sejumlah wilayah terdampak. Pemerintah Kota Padang merencanakan pelaksanaan gotong royong bersama relawan kebencanaan untuk membersihkan wilayah terdampak. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan dalam waktu dekat setelah kebutuhan lapangan dipetakan secara rinci.
Dalam pertemuan tersebut, wali kota menekankan pentingnya keterlibatan seluruh unsur relawan dalam mendukung upaya pemerintah. Pemerintah kota membuka ruang partisipasi bagi pihak yang ingin berkontribusi, baik melalui dukungan tenaga, peralatan, maupun sumber daya lainnya. Koordinasi yang terstruktur dinilai menjadi kunci agar penanganan bencana berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Pada kesempatan yang sama, Buya Muhammad Elvi Syam turut memaparkan sistem koordinasi dan pendistribusian bantuan relawan di lapangan. Ia menjelaskan pentingnya pembagian wilayah kerja dan pemetaan kebutuhan masyarakat terdampak agar bantuan tidak menumpuk pada satu titik. Pemaparan tersebut disampaikan dalam suasana diskusi yang interaktif dan mendapat perhatian dari para peserta rapat.
Buya Muhammad Elvi Syam menegaskan bahwa relawan dan pemerintah sama-sama memiliki keterbatasan dalam penanganan bencana. Oleh karena itu, sistem kerja yang terkoordinasi diperlukan agar potensi sekitar 100 lembaga relawan dapat dimaksimalkan. Dengan sistem yang jelas, perhatian dan bantuan diharapkan dapat menjangkau masyarakat terdampak secara lebih merata.
Wali Kota Padang Fadly Amran dalam arahannya menyampaikan komitmen pemerintah kota untuk terus mengintensifkan komunikasi lintas sektor. “Melalui pertemuan ini, kita ingin menegaskan komitmen bersama untuk mengintensifkan komunikasi dan koordinasi, agar penanganan bencana ke depan lebih terukur, lebih terkoordinasi, dan lebih tepat sasaran bagi masyarakat Kota Padang,” ujarnya.
Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi fondasi penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kota Padang dan jaringan relawan kebencanaan. Dengan sinergi yang terbangun serta sistem kerja yang terencana, penanganan bencana dan pemulihan pascabencana di Kota Padang diharapkan dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan berkelanjutan.
Redaksi: Kabasurau.co.id



