Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ads

Sawah Warga Ambruk Sedalam 20 Meter, Fenomena Sinkhole Gegerkan Kabupaten 50 Kota

Kabasurau.co.id: 50 Kota — Kabupaten 50 Kota digegerkan oleh kemunculan fenomena sinkhole atau tanah terban yang terjadi secara tiba-tiba di areal persawahan warga. Peristiwa tersebut terjadi di Jorong Tepi, Nagari Situah Batur, Kecamatan Situjuh Limo Nagari, pada Minggu, 4 Januari 2025, sekitar pukul 11.00 WIB. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat karena lubang yang terbentuk berukuran besar dan berada di lahan produktif milik warga.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari Polres Payakumbuh, sinkhole tersebut membentuk lubang dengan kedalaman sekitar 20 meter dan lebar kurang lebih 10 meter. Lubang itu muncul di tengah sawah warga dan kini telah terisi air dari sumber yang berada di dasar tanah. “Akibat fenomena ini terbentuk lubang besar di sawah warga dengan kedalaman sekitar 20 meter,” demikian keterangan resmi Polres Payakumbuh yang disampaikan kepada awak media.

Kejadian ini pertama kali diketahui oleh seorang saksi mata bernama Bapak Wir, yang saat itu sedang bekerja di sawah miliknya. Ia mengaku mendengar suara gemuruh keras yang berasal dari arah sawah di sekitarnya. “Saya sedang bekerja, tiba-tiba terdengar suara gemuruh yang cukup kuat, sehingga saya mendekat ke arah suara tersebut,” ujar Bapak Wir saat dimintai keterangan di lokasi kejadian.

Setelah mendatangi sumber suara, Bapak Wir mendapati lubang besar yang telah terbentuk di sawah milik Bapak Adralmios. Kondisi di lokasi saat itu tampak mencekam karena sebagian tanah di sekitar lubang masih bergerak dan terkikis oleh aliran air dari dasar lubang. “Saat saya lihat, lubangnya sudah besar dan berisi air, tanah di sekitarnya juga masih terlihat labil,” ungkap Bapak Wir menggambarkan suasana di lokasi kejadian.

Hingga saat ini, situasi di sekitar sinkhole masih dinilai berbahaya karena potensi perluasan lubang akibat erosi air yang terus berlangsung. Pihak Polres Payakumbuh telah memasang garis polisi atau police line untuk mengamankan lokasi serta mencegah warga mendekat. Selain itu, kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk penanganan lebih lanjut. Aparat mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak beraktivitas di sekitar lokasi demi keselamatan bersama.

Sumber: Kata Sumbar 
Baca Juga
Tags

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Below Post Ad

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Surau TV, Klik : WA Grup & Telegram Channel
Copyright © 2025 - Kabasurau.co.id | All Right Reserved