Genangan air setinggi lebih dari satu meter merendam rumah-rumah warga dan memutus akses keluar masuk permukiman. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah warga tidak dapat menyelamatkan diri secara mandiri dan membutuhkan bantuan petugas. Tim BPBD bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga sekitar pukul 15.00 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Bapak Hendri Zulviton, mengatakan bahwa proses evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet karena arus air cukup deras dan jalan tidak bisa dilalui kendaraan. “Kami mengevakuasi delapan orang, terdiri dari orang dewasa dan anak-anak. Mereka kami pindahkan ke lokasi yang lebih aman untuk menghindari risiko terseret arus,” ujar Bapak Hendri saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat sore.
Menurut Bapak Hendri, proses penyelamatan berlangsung sekitar satu jam dengan melibatkan personel BPBD, TNI, Polri, serta relawan kebencanaan. Petugas harus menyusuri gang sempit yang tergenang sambil membawa peralatan keselamatan dan memastikan seluruh warga yang terjebak dapat dievakuasi dengan selamat. Suasana di lokasi sempat dipenuhi kepanikan warga, namun berangsur kondusif setelah petugas tiba.
Salah seorang warga yang dievakuasi, Ibuk Nelmawati, mengaku sangat khawatir karena air naik dengan cepat dan masuk ke dalam rumahnya. “Kami tidak menyangka air akan setinggi ini. Anak-anak sudah ketakutan, dan kami hanya bisa menunggu bantuan datang,” ujarnya dengan suara gemetar di tempat pengungsian sementara.
Setelah evakuasi selesai, para warga dibawa ke masjid terdekat untuk mendapatkan tempat berlindung, makanan, serta pemeriksaan kesehatan awal. BPBD Kota Padang juga mendirikan posko darurat guna memantau kondisi banjir dan menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak.
Pemerintah Kota Padang mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat dalam beberapa hari ke depan. Upaya pemantauan dan kesiapsiagaan terus ditingkatkan agar keselamatan warga dapat terjamin apabila terjadi banjir susulan.
Sumber: BPBD Sumbar



