Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ads

Pemkab Pasaman Barat Targetkan PAD Rp 161,64 Miliar untuk Tahun 2026

Kabasurau.co.id: Pasaman Barat, 9 Januari 2026 — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), menetapkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 161,64 miliar untuk tahun anggaran 2026. Target tersebut dirancang sebagai upaya meningkatkan kemandirian fiskal daerah serta mendukung pelaksanaan program pembangunan yang berkelanjutan. 

Pernyataan resmi mengenai target PAD itu disampaikan oleh Bapak M. Bona Fatwa, Pelaksana Tugas Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pasaman Barat, saat memberikan keterangan kepada awak media di kantor Bapenda, Simpang Empat, pada Selasa pagi (7/1/2026). Ia menjelaskan bahwa salah satu strategi pencapaian target adalah melalui peningkatan sosialisasi kepada para wajib pajak di seluruh nagari dan kecamatan. 

“Sosialisasi dan komunikasi dengan wajib pajak akan terus kita tingkatkan agar capaian pendapatan bisa terealisasi hingga akhir tahun ini,” ujarnya. Menurutnya, langkah ini penting untuk mendorong kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan yang menjadi sumber utama PAD daerah. 

Selain memperkuat sosialisasi, pihak Bapenda Pasaman Barat juga terus memaksimalkan peran tenaga pemungut pendapatan di tingkat kabupaten hingga nagari. “Kita berharap optimalisasi sumber pendapatan ini dapat membantu instansi dalam mencapai target PAD yang telah ditetapkan,” tambah Pak Bona saat ditemui di ruang kerjanya. 

Untuk tahun sebelumnya, realisasi PAD Pasaman Barat tercatat sekitar Rp 146,57 miliar, yang menjadi salah satu tolok ukur dalam menyusun target 2026 yang lebih ambisius. Rincian pendapatan itu meliputi kontribusi dari badan pendapatan daerah, Badan Keuangan Aset Daerah, serta sejumlah dinas teknis yang turut membantu pencapaian target pendapatan. 

Target PAD yang baru ini dicanangkan di tengah upaya pemerintah daerah menyusun APBD 2026 yang telah disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Dalam dokumen APBD tersebut, PAD daerah direncanakan menjadi salah satu pilar penting dalam struktur keuangan kabupaten, menunjang alokasi belanja untuk sector pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. 

Pejabat Bapenda menyatakan bahwa capaian target nanti tidak hanya ditentukan oleh peningkatan pemungutan pajak, tetapi juga oleh sinergi seluruh organisasi perangkat daerah dan dukungan masyarakat dalam hal kepatuhan pajak. “Kerja sama semua pihak sangat dibutuhkan untuk mencapai target ini,” ungkapnya. 

Dengan penetapan target PAD Rp 161,64 miliar untuk 2026, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat berharap dapat memperkuat basis fiskal daerahnya sekaligus mempercepat pelaksanaan program dan layanan publik yang memberi manfaat bagi masyarakat luas. 

Sumber: Padang Ekspres 
Baca Juga
Tags

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Below Post Ad

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Surau TV, Klik : WA Grup & Telegram Channel
Copyright © 2025 - Kabasurau.co.id | All Right Reserved