Dalam pertemuan koordinasi di Kantor Bupati Tanah Datar, Bapak Zulfikar, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Datar, menyampaikan bahwa beberapa sekolah dan pesantren mengalami kerusakan bangunan akibat pergerakan tanah yang terjadi beberapa minggu terakhir. "Kami segera menyiapkan lahan relokasi agar proses belajar tetap berjalan. Sekolah yang terdampak akan menempati lokasi sementara sambil menunggu pembangunan kembali selesai," ujarnya, Sabtu (17/1/2026) pagi.
Suasana rapat koordinasi berlangsung intens, dengan kehadiran para kepala sekolah, guru, dan perwakilan masyarakat setempat. Ibuk Ratna Dewi, Kepala Sekolah SDN 03 Tanjung Bonai, menambahkan bahwa relokasi sangat membantu kegiatan belajar-mengajar. "Dengan adanya lahan relokasi, siswa tidak lagi terganggu oleh kondisi bangunan yang rawan, dan mereka bisa belajar dengan aman," ujarnya.
Lebih lanjut, Bapak Zulfikar menjelaskan bahwa pihak pemerintah daerah juga menyiapkan fasilitas pendukung di lokasi relokasi, termasuk tenda darurat, sarana air bersih, dan akses listrik sementara. Hal ini dilakukan agar proses belajar tetap nyaman dan tidak mengganggu kegiatan akademik siswa. "Kami memastikan fasilitas ini memadai, sehingga guru dan siswa dapat melaksanakan kegiatan belajar dengan normal," tambahnya.
Penutupan rapat diwarnai peninjauan langsung lahan yang akan digunakan sebagai lokasi relokasi, di mana Bapak Zulfikar menekankan pentingnya kolaborasi dengan masyarakat setempat. "Dukungan masyarakat sangat penting agar relokasi ini berjalan lancar. Dengan kerjasama semua pihak, pendidikan di Tanah Datar tetap terjaga meskipun bencana terjadi," tutupnya.
Sumber: Info Sumbar



