Program penataan kawasan kumuh tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kota Padang dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan kualitas lingkungan permukiman agar lebih layak, sehat, dan berkelanjutan. Melalui dukungan pemerintah pusat, percepatan pembangunan infrastruktur dasar di kawasan pesisir Kota Padang dapat terlaksana secara lebih optimal.
Dalam peninjauan tersebut, Bapak Fadly Amran melihat secara langsung hasil pembangunan sejumlah infrastruktur dasar yang telah dikerjakan. Infrastruktur tersebut meliputi pembangunan dan peningkatan jalan lingkungan, perbaikan sistem drainase, penyediaan sarana sanitasi, serta rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH). Kehadiran infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus mengurangi potensi risiko lingkungan, seperti banjir dan sanitasi buruk.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Padang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat atas dukungan yang telah diberikan. Dalam suasana peninjauan lapangan bersama jajaran terkait dan masyarakat setempat, Bapak Fadly Amran menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam mewujudkan lingkungan permukiman yang layak. “Pemerintah Kota Padang berkomitmen menghadirkan lingkungan permukiman yang bersih, sehat, dan layak huni. Dukungan Kementerian PKP sangat membantu percepatan penuntasan kawasan kumuh di Kota Padang,” ujar Bapak Fadly Amran di sela-sela kegiatan peninjauan.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Padang berharap kawasan RW 03 Pasir Sebelah dapat menjadi contoh penataan permukiman pesisir yang terpadu dan berkelanjutan. Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat, penuntasan kawasan kumuh di Kota Padang diharapkan dapat tercapai secara bertahap dan menyeluruh.
Sumber: Humas Kota Padang



