Pelatihan Kelurahan Siaga Bencana ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Januari 2026. Sebanyak 39 peserta mengikuti kegiatan ini yang berasal dari KSB Laut Biru, unsur kelurahan, serta para pemangku kepentingan terkait. Para peserta diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara aktif dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Bapak Maigus Nasir menyampaikan apresiasi kepada Daulat Institute atas inisiatif penyelenggaraan pelatihan tersebut. Ia menegaskan bahwa Kota Padang merupakan daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi sehingga kesiapsiagaan masyarakat harus terus ditingkatkan. Menurutnya, pelatihan semacam ini menjadi sarana strategis untuk membangun kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan warga dalam menghadapi situasi darurat.
“Kelurahan Siaga Bencana bukan hanya sebuah program, tetapi merupakan kebutuhan nyata bagi masyarakat Kota Padang. Melalui pelatihan ini, saya berharap peserta mampu menjadi penggerak kesiapsiagaan bencana di lingkungan masing-masing,” ujar Bapak Maigus Nasir dalam suasana pembukaan yang berlangsung khidmat dan interaktif. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara masyarakat, pemerintah kelurahan, dan pemangku kepentingan lainnya.
Sementara itu, perwakilan Daulat Institute dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai mitigasi, kesiapsiagaan, hingga penanganan awal saat terjadi bencana. Materi disampaikan melalui kombinasi pemaparan, diskusi, dan simulasi lapangan agar mudah dipahami dan diterapkan. Kegiatan ini diharapkan mampu mencetak kader-kader KSB yang tangguh dan responsif.
Dengan terlaksananya Pelatihan Kelurahan Siaga Bencana ini, Pemerintah Kota Padang berharap terwujudnya masyarakat yang lebih siap, sigap, dan mandiri dalam menghadapi bencana. Sinergi antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan warga menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko dan dampak bencana. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam mewujudkan Kota Padang yang aman dan berketahanan bencana.
Sumber: Humas Kota Padang



