Dalam penyampaiannya, Bapak Prabowo menilai bahwa tidak semua aksi demonstrasi murni lahir dari aspirasi masyarakat. Ia menyebut adanya pola tertentu yang menurutnya patut dicermati secara mendalam oleh aparat negara. Presiden menyampaikan bahwa pemerintah memiliki data dan indikasi yang menunjukkan adanya kepentingan asing yang berupaya memengaruhi stabilitas nasional melalui gerakan massa.
“Saya tidak mengatakan semua demonstrasi itu salah. Tapi ada indikasi dan bukti bahwa sebagian digerakkan oleh kekuatan asing yang tidak ingin Indonesia kuat,” ujar Bapak Prabowo Subianto dalam pernyataannya di hadapan peserta forum. Presiden menegaskan bahwa informasi tersebut diperoleh dari laporan lembaga negara yang berwenang. Namun demikian, ia tidak merinci lebih jauh bukti yang dimaksud dalam kesempatan tersebut.
Bapak Prabowo menekankan bahwa demokrasi tetap dijamin oleh konstitusi dan demonstrasi merupakan hak warga negara. Meski demikian, ia mengingatkan agar kebebasan tersebut tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menciptakan kekacauan dan ketidakstabilan. Presiden juga meminta masyarakat agar lebih kritis dan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum tentu murni berasal dari kepentingan rakyat.
Presiden menambahkan bahwa stabilitas nasional merupakan syarat utama bagi pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, konflik horizontal dan kegaduhan politik yang berlarut-larut hanya akan menghambat kemajuan bangsa. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen menjaga keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan ketertiban umum.
Menutup pernyataannya, Bapak Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan dan kesatuan nasional. Ia menegaskan bahwa perbedaan pendapat harus disalurkan melalui cara-cara yang konstitusional dan damai. Pemerintah, kata dia, akan terus menjaga kedaulatan negara dari segala bentuk ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri.
Sumber: CNN INDONESIA



