Kabasurau.co.id: PADANG — Memasuki 10 malam terakhir Ramadan 1447 Hijriah, masjid-masjid di Sumatera Barat dipenuhi jamaah yang melaksanakan i’tikaf, Rabu (11/3/2026).
Sejak malam hari, jamaah mulai berdatangan. Sebagian memilih menetap hingga dini hari, mengisi waktu dengan salat, zikir, dan tilawah Al-Qur’an. Suasana masjid pun berubah—lebih hening, tapi terasa lebih hidup.
Pengurus masjid turut menyiapkan berbagai fasilitas tambahan, mulai dari tempat istirahat hingga konsumsi sederhana, demi menunjang kenyamanan jamaah yang beribadah semalaman.
I’tikaf di 10 malam terakhir menjadi momen yang paling dinanti. Harapan akan bertemu malam Lailatul Qadar membuat banyak orang memilih mendekat, memperpanjang doa, dan memperdalam refleksi diri.
Di luar, dunia mungkin tetap riuh. Tapi di dalam masjid, waktu seakan melambat. Setiap detik terasa lebih berarti.
Sumbar malam itu tidak benar-benar tidur. Ia terjaga—dalam doa yang pelan, tapi tak pernah putus.
Sumber: CNN Indonesia



