Kabasurau.co.id: PADANG — Harga cabai di sejumlah pasar tradisional di Sumatera Barat mulai merangkak naik jelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Rabu (11/3/2026).
Kenaikan ini terasa nyata di lapak-lapak pedagang. Dalam beberapa hari terakhir, harga cabai merah dilaporkan meningkat seiring lonjakan permintaan masyarakat selama Ramadan. Kebutuhan untuk berbuka hingga sahur membuat komoditas ini kembali jadi salah satu yang paling diburu.
Tak hanya soal permintaan, distribusi yang belum sepenuhnya stabil juga ikut memengaruhi pasokan di pasar. Faktor cuaca disebut menjadi salah satu penyebab tersendatnya alur pengiriman dari daerah sentra produksi.
Pedagang memperkirakan tren kenaikan harga masih akan berlanjut hingga mendekati Lebaran, seiring meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat.
Bagi warga, situasi ini bukan sekadar fluktuasi harga biasa. Cabai adalah bagian dari keseharian dapur Minangkabau—ketika harganya naik, yang terasa bukan hanya pedas di lidah, tapi juga tekanan di pengeluaran.
Namun seperti Ramadan-Ramadan sebelumnya, masyarakat tetap beradaptasi. Mengatur ulang belanja, mencari alternatif, dan menjaga tradisi berbuka tetap hidup di tengah harga yang terus bergerak.
Sumber: Info Publik



