Kabasurau.co.id: Jakarta — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bapak Bahlil Lahadalia melaporkan kondisi terkini cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional kepada Presiden Bapak Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara. Dalam laporan tersebut, pemerintah memastikan bahwa ketersediaan BBM, khususnya jenis bersubsidi, masih berada dalam kondisi aman. Hal ini disampaikan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas energi nasional di tengah dinamika kebutuhan masyarakat.
Dalam suasana resmi sidang kabinet yang berlangsung pada waktu penyampaian laporan, Bapak Bahlil menjelaskan secara rinci kondisi stok Pertalite (RON 90). Ia menyebutkan bahwa cadangan BBM subsidi tersebut saat ini mencapai 24,39 hari. Angka tersebut dinilai telah melampaui batas minimum cadangan nasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
“Bapak Presiden, kami laporkan bahwa ini adalah kondisi BBM kita sekarang. Jadi untuk Pertalite, RON 90 ini yang bensin subsidi, itu cadangan kita adalah 24,39 hari,” ujar Bapak Bahlil saat menyampaikan paparannya di hadapan Presiden dan jajaran menteri dalam forum resmi tersebut. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pemerintah terus memantau kondisi energi nasional secara berkala. Selain itu, laporan ini menjadi indikator penting dalam pengambilan kebijakan energi ke depan.
Pemerintah melalui Kementerian ESDM bersama PT Pertamina (Persero) terus melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM di seluruh wilayah Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan energi tetap terjaga dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara merata. Selain itu, penguatan sistem logistik dan distribusi juga menjadi fokus utama dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Dengan kondisi cadangan yang berada di atas batas minimum, pemerintah menilai situasi pasokan BBM nasional saat ini relatif aman. Namun demikian, pengawasan dan evaluasi tetap dilakukan secara berkelanjutan guna mengantisipasi potensi gangguan distribusi maupun lonjakan konsumsi. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas pasokan energi demi mendukung aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Sumber: Tribun News



