Kabasurau.co.id: Jakarta – Pemerintah Indonesia memastikan akan mengekspor 2.281 ton beras ke Arab Saudi pada 7 Maret 2026, memanfaatkan stok cadangan nasional yang cukup aman tanpa mengganggu kebutuhan domestik. Pengiriman ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperluas pasar ekspor produk pangan nasional.
Menteri Pertanian menyampaikan, “Kami telah memastikan stok beras nasional cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri sekaligus mendukung ekspor. Pengiriman ke Arab Saudi akan dilakukan dengan prosedur logistik yang aman dan efisien.”
Ekspor beras ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani lokal dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Proses pengiriman akan melalui pelabuhan utama di wilayah Jawa dan Sumatera, dengan pengawasan ketat terkait kualitas dan standar keamanan pangan.
Selain itu, pemerintah menegaskan bahwa ekspor ini tidak akan memengaruhi harga beras di pasar domestik. Langkah ini juga diharapkan memperkuat hubungan perdagangan Indonesia dengan negara-negara Timur Tengah, sekaligus membuka peluang ekspor berkelanjutan untuk komoditas pangan strategis.
Sumber: Kumparan.com



