Peringatan dini tersebut merupakan bagian dari prakiraan cuaca tiga harian yang telah dirilis sejak Selasa (14/4/2026) pukul 09.40 WIB. Dalam keterangannya, BMKG menyebutkan bahwa sejumlah wilayah di Sumbar masih berada dalam kategori waspada akibat potensi curah hujan yang cukup signifikan.
Pada hari ini, 15 April 2026, wilayah yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat meliputi Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Bukittinggi, dan Tanah Datar. Selain itu, hujan juga diperkirakan terjadi di Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Sawahlunto, Kabupaten Solok, Kota Solok, Solok Selatan, Sijunjung, Dharmasraya, serta daerah sekitarnya.
BMKG menjelaskan bahwa peringatan dini ini disusun berdasarkan akumulasi curah hujan harian tertinggi dalam satu wilayah kabupaten atau kota. Dalam sistem peringatan cuaca yang digunakan, terdapat tiga kategori, yakni waspada, siaga, dan awas. Untuk periode saat ini, sebagian besar wilayah Sumbar masih berada pada level waspada.
Meski belum memasuki kategori yang lebih tinggi, kondisi cuaca ini tetap berpotensi menimbulkan dampak, terutama di wilayah yang rawan terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan genangan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap siaga, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan maupun yang tinggal di daerah perbukitan dan bantaran sungai. Perubahan cuaca yang cepat dalam beberapa hari ke depan perlu diantisipasi dengan langkah-langkah kesiapsiagaan guna meminimalkan risiko yang mungkin terjadi.
Dengan kondisi atmosfer yang masih labil, potensi hujan diperkirakan akan terus berlanjut hingga 16 April 2026. Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG sebagai langkah antisipatif menghadapi dinamika cuaca di wilayah Sumatera Barat.
Sumber: BMKG Minangkabau



