Kabasurau.co.id: BANDUNG BARAT — Jumlah korban jiwa akibat bencana longsor yang disertai banjir bandang di Kabupaten Bandung Barat terus bertambah hingga Rabu (28/1/2026). Bencana yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, tersebut dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah itu selama beberapa hari berturut-turut. Kondisi ini menyebabkan pergerakan tanah dan runtuhnya material lereng yang menimbun permukiman warga.
Berdasarkan data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 28 Januari 2026, jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai puluhan orang. Selain korban tewas, puluhan warga lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan. Hingga kini, petugas masih menghadapi kendala berupa medan berat dan ketebalan material longsoran.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Bapak Abdul Muhari, dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (28/1/2026), menyampaikan bahwa operasi pencarian dan evakuasi terus diintensifkan. Menurutnya, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia untuk mempercepat penanganan korban. “Tim SAR gabungan masih bekerja di lapangan untuk mencari korban yang diduga masih tertimbun material longsor,” ujar Bapak Abdul Muhari.
Di lokasi kejadian, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan relawan terus melakukan penggalian menggunakan alat berat dan peralatan manual. Proses pencarian dilakukan secara hati-hati mengingat kondisi tanah yang masih labil dan berpotensi terjadi longsor susulan. Selain itu, cuaca yang belum sepenuhnya membaik turut memengaruhi kecepatan operasi di lapangan.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah menetapkan status tanggap darurat bencana untuk mempercepat mobilisasi bantuan dan logistik. Sejumlah warga terdampak telah dievakuasi ke lokasi pengungsian yang lebih aman, sementara kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan layanan kesehatan terus disalurkan. Aparat setempat juga mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan.
Dengan masih berlangsungnya proses pencarian dan pendataan korban, BNPB mengingatkan seluruh pihak untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Pemerintah berkomitmen memberikan pembaruan data secara berkala dan memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan yang layak. Penanganan darurat ini diharapkan dapat meminimalkan dampak lanjutan serta mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Sumber: CNN Indonesia



