Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ads

Padang Alami Kekeringan Pascagalodo, Dareliman Peduli Surau TV Hadir untuk meringankan

Kabasurau.co.id: Padang — Kota Padang menghadapi dampak lanjutan pascabencana galodo (banjir bandang) yang terjadi pada akhir tahun lalu. Setelah hujan ekstrem dan banjir merusak berbagai infrastruktur, kini sejumlah wilayah di Kota Padang justru mengalami kekeringan yang mengancam ketersediaan air bersih dan sektor pertanian warga.

Kerusakan paling terasa terjadi pada jaringan irigasi dan bendungan, khususnya Bendungan Koto Tuo dan Bendungan Gunung Nago, yang tertimbun material lumpur dan bebatuan akibat galodo. Akibatnya, aliran air ke lahan pertanian terhambat. Data dari pemerintah daerah menyebutkan sekitar 2.900 hektare sawah terancam kekeringan dan berpotensi mengalami gagal tanam apabila kondisi ini berlanjut.

Tidak hanya berdampak pada pertanian, kekeringan juga dirasakan oleh masyarakat di beberapa kecamatan, seperti Kuranji, Pauh, Nanggalo, dan Koto Tangah. Sejumlah sumur warga mengalami penurunan debit air, sementara distribusi air bersih dari jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) terganggu akibat rusaknya intake dan pipa distribusi pascagalodo.

Untuk mengatasi kondisi darurat tersebut, Pemerintah Kota Padang melakukan berbagai langkah penanganan. Di antaranya pendistribusian air bersih menggunakan truk tangki ke kawasan terdampak, terutama bagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari. Selain itu, pemerintah juga melakukan pengerukan dan perbaikan bendungan agar aliran air irigasi dapat kembali normal.

Di tengah kondisi tersebut, sejumlah pihak turut berperan membantu meringankan beban masyarakat. Dareliman Peduli Surau TV ambil bagian dengan melakukan pendistribusian bantuan air bersih ke wilayah-wilayah terdampak kekeringan. Bantuan tersebut disalurkan menggunakan mobil truk membawa toren yang sudah berisi air bersih untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga.

Hingga saat ini, Senin (26/1/2026), Kota Padang masih dilanda masalah kekeringan dan keterbatasan air bersih. Dareliman Peduli Surau TV pun masih terus melakukan pembagian air bersih kepada masyarakat dengan menggunakan strategi sebelumnya, sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap warga yang terdampak.

Sebagai solusi jangka menengah, pemerintah merencanakan pembangunan sumur bor dangkal, hidran umum, serta pemulihan jaringan irigasi dan air bersih secara bertahap. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi dampak kekeringan sekaligus memulihkan aktivitas pertanian dan kehidupan masyarakat.

Kondisi ini menjadi pengingat bahwa bencana alam tidak hanya membawa dampak sesaat, tetapi juga persoalan lanjutan yang memerlukan penanganan serius dan berkelanjutan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada serta menggunakan air secara bijak sembari menunggu proses pemulihan selesai.

Reporter & Editing: Ilvan | Naskah : Dicky | Redaksi: Kabasurau.co.id
Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Below Post Ad

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Surau TV, Klik : WA Grup & Telegram Channel
Copyright © 2025 - Kabasurau.co.id | All Right Reserved