Banjir dilaporkan terjadi di Sumatera Selatan, khususnya di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir, yang mengakibatkan ribuan warga harus mengungsi ke posko darurat. “Saat ini kami tengah memantau perkembangan situasi di lapangan dan menyalurkan bantuan logistik bagi korban terdampak,” ujar Bapak Agus Wibowo, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, pada Selasa siang di Kantor BNPB, Jakarta. Warga terdampak juga mendapatkan bantuan pangan, selimut, dan air bersih.
Selain banjir, cuaca ekstrem juga terjadi di wilayah Jawa Barat, Banten, DI Yogyakarta, dan Nusa Tenggara Barat. Hujan lebat yang berlangsung sejak awal Januari menyebabkan aliran sungai meluap, sehingga beberapa pemukiman terendam air. “Kami menghimbau masyarakat tetap waspada dan mengikuti arahan pemerintah daerah setempat,” tambah Kepala Bidang Pencegahan BNPB, saat memantau lokasi terdampak di Garut, Jawa Barat.
BNPB menegaskan kesiapan seluruh personel dan relawan untuk menanggulangi dampak bencana. Posko darurat telah didirikan di beberapa titik strategis untuk memudahkan distribusi bantuan serta koordinasi evakuasi warga. Pihak berwenang juga memantau kondisi infrastruktur vital, termasuk jalan raya dan jembatan, agar tetap aman dilalui masyarakat.
Sebagai penutup, BNPB mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana lanjutan. Dukungan seluruh pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat, dinilai sangat penting dalam penanganan bencana ini. “Keselamatan warga adalah prioritas utama kami,” tutup Bapak Agus Wibowo, menegaskan komitmen BNPB untuk melindungi masyarakat dari dampak bencana alam.
Sumber: BNPB



