Bapak Andi Prasetyo, Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Padang, menjelaskan, “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama di daerah rawan banjir dan longsor. Intensitas hujan dapat meningkat secara cepat pada siang hingga sore hari di sejumlah wilayah seperti Pasaman Barat, Agam, Padang, Pesisir Selatan, Solok, dan Sijunjung.” Ia menambahkan bahwa prakiraan ini bersifat panduan yang akan diperbarui setiap hari agar akurat dan relevan bagi masyarakat.
Menurut BMKG, wilayah dataran tinggi seperti Bukittinggi dan Solok diprediksi mengalami hujan ringan hingga sedang pada siang hari, sedangkan wilayah pesisir seperti Pesisir Selatan dan Padang Pariaman berpotensi diguyur hujan lebat. Suasana di lapangan menunjukkan sejumlah warga sudah mempersiapkan alat pelindung hujan dan menyesuaikan aktivitas harian mereka dengan prakiraan cuaca. Ibuk Ratna Lestari, warga Padang Pariaman, menyatakan, “Informasi ini sangat membantu kami mengatur jadwal bekerja dan kegiatan di luar rumah. Dengan prakiraan yang jelas, risiko terdampak cuaca buruk bisa diminimalkan.”
Pada malam dan dini hari, BMKG memprakirakan cuaca akan cenderung cerah berawan, dengan suhu udara berkisar antara 17–32°C dan kelembapan tinggi. Bapak Andi Prasetyo menegaskan, “Kami menghimbau agar masyarakat selalu memantau perkembangan cuaca terbaru melalui media resmi BMKG agar aktivitas sehari-hari tetap aman dan produktif.” Suasana kantor BMKG Padang terlihat intens dengan petugas memantau radar cuaca dan memperbarui prakiraan untuk disebarluaskan ke publik.
Peringatan dini ini menjadi penting bagi aktivitas masyarakat, khususnya petani, nelayan, dan pelaku usaha yang bergantung pada kondisi cuaca. Dengan kesadaran dan kesiapsiagaan yang baik, diharapkan seluruh warga Sumatera Barat dapat menghadapi perubahan cuaca ekstrim tanpa menimbulkan kerugian signifikan. BMKG kembali menekankan bahwa informasi terkini selalu tersedia dan dapat diakses secara publik untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Sumber: Info Sumbar



