Kabasurau.co.id: JAKARTA — Gubernur Sumatera Barat, Bapak Mahyeldi Ansharullah, meraih penghargaan Indonesia Human Capital Brilliance Award (IHCBA) 2025 kategori The Most Brilliant Head of Local Government in Transformation of BUMD Human Capital. Penghargaan tersebut diberikan oleh BusinessUpdate.id sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan keberhasilan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam mendorong transformasi sumber daya manusia di lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Penilaian ini menempatkan Sumbar sebagai salah satu daerah yang dinilai progresif dalam penguatan human capital berbasis profesionalisme dan digitalisasi.
Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Direktur Eksekutif Forum Human Capital Indonesia (FHCI), Ibuk Lieke Roosdianti, dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Hotel Aryaduta, Jakarta, pada Jumat malam, 23 Januari 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para pemimpin daerah, pimpinan perusahaan, serta praktisi sumber daya manusia dari berbagai wilayah di Indonesia. Suasana acara berlangsung khidmat dan penuh apresiasi terhadap inovasi pengelolaan SDM di sektor publik dan BUMD.
Dalam sambutannya usai menerima penghargaan, Bapak Mahyeldi Ansharullah menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah dan BUMD di Sumatera Barat. Menurutnya, transformasi sumber daya manusia menjadi agenda utama dalam meningkatkan daya saing dan kinerja BUMD di tengah tantangan era digital. “Transformasi SDM adalah kunci agar BUMD mampu berdaya saing dan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Bapak Mahyeldi dalam kegiatan penganugerahan tersebut, Jumat malam.
Lebih lanjut, Bapak Mahyeldi menegaskan bahwa penguatan human capital tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi teknis, tetapi juga pada pembentukan karakter profesional, adaptif, dan berintegritas. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, lanjutnya, terus mendorong penerapan tata kelola yang baik serta pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan BUMD. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta kepercayaan publik terhadap kinerja BUMD daerah.
Sementara itu, Direktur Eksekutif FHCI, Ibuk Lieke Roosdianti, menjelaskan bahwa IHCBA diberikan kepada para pemimpin dan institusi yang dinilai konsisten dalam mempersiapkan organisasi menghadapi tantangan transformasi digital. Menurutnya, kepemimpinan yang visioner sangat berperan dalam keberhasilan pengembangan talenta dan penguatan human capital. “Fokus kami adalah pada sosok-sosok inspiratif di balik keberhasilan pengembangan talenta dan transformasi human capital di entitas yang mereka pimpin,” ungkap Ibuk Lieke dalam kesempatan tersebut.
Ia juga memaparkan bahwa proses penilaian dilakukan melalui penjaringan awal berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari pemerintah daerah dan perusahaan. Data tersebut meliputi laporan kinerja, laporan keuangan, serta publikasi di media massa dan kanal resmi organisasi. Seluruh data kemudian dianalisis untuk menilai konsistensi, dampak, serta keberlanjutan transformasi SDM yang dilakukan.
Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah dan BUMD di Sumatera Barat untuk terus memperkuat kualitas sumber daya manusia dan tata kelola organisasi. Transformasi yang berkelanjutan dinilai penting guna menghadapi dinamika ekonomi dan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Selain itu, apresiasi ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengelolaan human capital sektor publik.
Turut mendampingi Bapak Gubernur Mahyeldi Ansharullah dalam penerimaan penghargaan tersebut, Kepala Inspektorat Daerah Provinsi Sumatera Barat yang juga menjabat sebagai Komisaris Utama Bank Nagari, Bapak Andri Yulika, serta Kepala Badan Penghubung Provinsi Sumatera Barat, Bapak Aschari Cahyaditama. Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan dukungan penuh jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terhadap agenda transformasi SDM dan penguatan BUMD. Penghargaan ini sekaligus menegaskan komitmen Sumbar dalam membangun pemerintahan daerah yang profesional, adaptif, dan berdaya saing.
Sumber: Humas Sumbar



